Faktor penyebab anak-anak kesulitan memahami suatu mata pelajaran beragam. Mulai dari faktor fisiologis, sosial, kejiwaan, intelektual dan pendidikan. Karena itu beragam pula cara untuk membantu anak yang berkesulitan belajar di sekolah. Salah satunya lewat buku Assesment dan Remedial. Buku ini digagas oleh Hellen Keller International (HKI) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut Koordinator Untuk Pendidikan dan Disabilitas Hellen Keller International Vitriani masih banyak anak-anak Indonesia yang kesulitan memahami pelajaran bahasa Indonesia dan matematika. ”Sebagian anak-anak di pendidikan dasar mengalami kesulitan, membaca, menulis dan berhitung,” ujar Vitriani. Hal yang sama diungkapkan oleh Guru Pembimbing Khusus di SDN Marunda 02 Pagi, Untung Sudrajat.
Di tapak-tapak jejakku kukira tak 'kan mekar padma ungu. Hanya harap dan do'a: Moga hela nafasku, tak rebut udara sesiapa. Moga lirik tatapku, tak risihkan rasa sesiapa. Belum sampai ruku' shalatku, Belum sampai kaki, wudlu-ku . Ku mencoba tuk berbagi. Tepuk bahuku bila keliru....
Jumat, 15 Maret 2013
SOFT LAUNCHING BUKU ASESMEN DAN REMEDIAL UNTUK BAHASA DAN MATEMATIKA
Faktor penyebab anak-anak kesulitan memahami suatu mata pelajaran beragam. Mulai dari faktor fisiologis, sosial, kejiwaan, intelektual dan pendidikan. Karena itu beragam pula cara untuk membantu anak yang berkesulitan belajar di sekolah. Salah satunya lewat buku Assesment dan Remedial. Buku ini digagas oleh Hellen Keller International (HKI) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut Koordinator Untuk Pendidikan dan Disabilitas Hellen Keller International Vitriani masih banyak anak-anak Indonesia yang kesulitan memahami pelajaran bahasa Indonesia dan matematika. ”Sebagian anak-anak di pendidikan dasar mengalami kesulitan, membaca, menulis dan berhitung,” ujar Vitriani. Hal yang sama diungkapkan oleh Guru Pembimbing Khusus di SDN Marunda 02 Pagi, Untung Sudrajat.
Senin, 11 Maret 2013
RESENSI FILM: DISLEKSIA INDIA VERSUS DISLEKSIA INDONESIA
Ada dua film tentang anak disleksia. Yang satu made in India, yang lain made in Indonesia. Yang versi India tokoh sentralnya bernama Ishaan Awasti. Yang versi Indonesia, Ikhsan Effendi. Oh, ternyata yang versi Indonesia ”meniru” (kata yang lebih sopan dari "menjiplak") dari versi India.
sumber foto: http://www.imdb.com/media/rm1233622016/tt0986264
Identitas Film (1) : Taare Zameen Par Rilis : 21 Desember 2007 Tagline : Every child is special Produser/Sutradara : Aamir Khan Penulis Skenario : Amole Gupte Konsep/Riset/Editor : Deepa Bathia Penata Musik : Shankar Mahadevan, Ehsaan Noorani,Lou Mendonca Sinematografi : Setu Pemain : Aamir Khan (Ram Shankar Nikumbh), Darsheel Safary (Ishaan Awasthi),Tisca Chopra (Mama/ Maya Awasthi), Vipin Sharma, (Papa/Mr. Awasthi), Sachet Enginer (Dada/Yohaan Awasthi, kakak Ishaan)
![]() |
Sumber Foto: http://www.indonesianfilmcenter.com/pages/filminfo/movie.php?uid=db43618f0725 |
Identitas Film (2) : Ikhsan: Mama I Love You
|
||
Rilis
|
:
|
20 Juni 2008
|
Tagline
|
:
|
Kasih membuka mata dan pendidikan adalah jembatan antar
jiwa
|
Produser/Sutradara
|
:
|
Rico Michael Bradley
|
Penulis
Skenario
|
:
|
Rico Michael Bradley
|
Konsep/Riset/Editor
|
:
|
-
|
Asisten
Sutradara
|
Richard Olsen
|
|
Soundtrack
|
:
|
Alexa & Kenie
|
Art Director
|
:
|
Rusli
Andaah
|
Pemain
|
:
|
Ibnu Jamil (Pak Guru Harun), M.
Farouq (Ikhsan Effendi),Wulan Guritno (Mama), Jesse Lantang (Papa
Effendi), Gahara (Kakak Ikhsan)
|
Film versi India berjudul Taare Zameen Par (selanjutnya TZP) sedangkan versi Indonesia judulnya Ikhsan: Mama, I Love You (selanjutnya I:MILY). Kedua film ini memiliki bangunan cerita yang persis sama: perjalanan anak disleksia; dari minder menjadi percaya diri, dari tak diacuhkan menjadi 'tajuk berita'. Berikut ini sinopsis keduanya.
Ishaan/Ikhsan adalah seorang murid sekolah dasar yang memiliki karakteristik disleksia, yaitu suatu kondisi dimana individu mengalami kesulitan membaca karena hambatannya dalam mempersepsi bentuk, ukuran dan arah sebuah simbol huruf atau angka. Karena kondisinya ini ia tidak naik kelas beberapa kali.
Langganan:
Postingan (Atom)

-
Ada dua film tentang anak disleksia. Yang satu made in India, yang lain made in Indonesia. Yang versi India tokoh sentralnya be...
-
Diterjemahkan Untung S. Drazat dari Index buku The Hidden Handicapped, karya Gordon Serfontein, 1993 MASAL AH AUDITORI A. Resepsi Audi...
-
P ENDAHULUAN Kecakapan berbahasa merupakan salah satu aspek yang dikembangkan dalam pendidikan pra-sekolah. Oleh karena itu, menjadi suatu ...